Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sosok Lily Wahid Adik Gus Dur di Mata Keluarga, Humoris dan Tak Membeda-bedakan Strata Sosial


Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Keluarga besar Pondok Pesantren Tebuireng Jombang berduka atas kepergian Nyai Hj Lily Khodijah Wahid.

Almarhum Nyai Hj Lily Khodijah Wahid atau yang akrab disapa Lily Wahid dikenal sebagai sosok yang teguh memegang prinsip menyuarakan kebenaran.

Di mata keluarga, adik kandung mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini juga dikenal humoris.

“Beliau sosok yang humoris dan guyub (rukun dengan keluarga),” ucap Abdul Kholiq Tsani, cicit KH Hasyim Asyari, di Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Selasa (10/5/2022).

Abdul Kholiq mengenal almarhum yang mengutamakan kebersamaan tanpa tidak membeda-bedakan strata sosial.

“Beliau tidak mengenal siapa aku, siapa kamu (tidak membeda-bedakan) dan selalu menganggap semua sama, tidak ada yang dibeda-bedakan,” tuturnya.

Lily Wahid adalah wanita kelahiran Jombang 4 Maret 1948 yang merupakan anggota Komisi DPR RI dari Fraksi PKB 2009-2014. 

Pondok Pesantren Tebuireng Jombang seakan kehilangan sosok pengasuh atas kepergian almarhum dan sepeninggal KH Abdurrahman Wahid serta KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) yang terlebih dahulu wafat.

Lily Wahid meninggal dunia dalam perawatan lantaran mengalami penyempitan jantung dan infeksi paru di RSCM Jakarta, pada Senin (9/5/2022) pukul 16.28 WIB.





SUMBER BERITA