Pangeran Benowo Cucu Raden Fatah dan Makamnya di Jombang Jawa Timur
Pangeran Benowo terkenal sebagai anak dari Sulltan Hadi Wijaya atau Joko Tingkir dengan istrinya bernama Ratu Cempaka Bin Sultan Trenggono. Beliau adalah cucu dari Raden Fatah pemimpin Demak anak dari Prabu Brawijaya V.

Secara nasab Pangeran Benowo bukanlah orang sembarangan, beliau Trah dari Kerajaan Besar, memiliki darah dari Walisongo (Sunan Ampel) dari jalur Ibu.
Menurut kisah, Beliau lari dari Kerajaan, memilih hidup sunyi dengan mengajarkan ilmu Agama Islam, salah satu buahnya adalah Pangeran Sambu/ Mbah Sambu/Sayyid Abdurrahman Lasem Jawa Tengah.
Menurut kisah, setelah beliau belajar di Ampel Jawa Timur, beliau di minta oleh Bupati Lasem untuk mengajarkan agama disana, selain Mbah Sambu, Keturunan Pangeran Benowo juga ada yang memimpin Negeri ini, beliau adalah Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur.
Menurut Penuturan Mbah Nun/ Kiai Muhammad Ainun Najib yang juga sahabat karib Gus dur menceritakan bahwa Gus Dur menjadi Presiden adalah meneruskan peran kakeknya Pangeran Benowo, yang dulu tidak memilih menjadi raja karena ‘Ngalah’ dan menghindari konflik.
Makam Pangeran Benowo, selain ada di Surabaya dengan nama Kiai Abdul Halim (Pangeran Benowo), Juga terdapat di Jombang, tepatnya di Wonomerto, Wonosalam Jombang.
bertempat diatas pegunungan, makam Pangeran Benowo berada di tengah makam-makam kuno, yang disana juga terdapat peninggalan beliau berupa Jidor atau bedug kecil, menurut penuturan masyarakat sekitar, jidor tersebut dipercaya sebagai peninggalan beliau dan memiliki daya mistis.
Jika kalian ingin berziarah kesana, tempatnya cukup bagus, tersedia parkir motor dan mobil, juga terdapat musholla dan toilet, jika ingin masuk dan melihat kedalam makam, bis menghubungi juru kunci yang rumahnya tidak jauh dari makam.
Petani dan penggiat komunitas Banawa’ID
var ScrollDebounce = true; var page =1; var total_pages = 5;
function sticky_relocate() if ($(".top-sticky").length > 0)
var window_top = $(window).scrollTop(); var footer_top = $(".foot").offset().top; var div_top = $('.top-sticky').offset().top; var div_height = $(".popular").height();
if (window_top + div_height > footer_top) $('.popular').removeClass('popular-sticky'); else if (window_top > div_top) $('.popular').addClass('popular-sticky'); else $('.popular').removeClass('popular-sticky');
/*Load more Function*/ function loadData(page,ajaxURL) $( ".loader" ).css( "display","block" ); $.ajax( method: "POST", url: "https://retizen.republika.co.id/ajax/" + ajaxURL, data: page: page,kid: 0 ) .done(function( content ) ScrollDebounce = true; $( ".loader" ).css( "display","none" ); $("#posts-infinite").append(content);
);
function openNav() document.getElementById("mySidenav").style.width = "350px";
function closeNav() document.getElementById("mySidenav").style.width = "0";
function openSearch() document.getElementById("myOverlay").style.display = "block";
// tambahsearch function closeSearch() document.getElementById("myOverlay").style.display = "none";
function show_debug_width() $('document').ready(function () { show_debug_width(); hover_video(); //scrool_header();
function hover_video() $('div.video-cover').hover(function () $(this).find('div.overplay').show(); $('div.video-cover img').css( "opacity": "0.9" ); );
$(window).scroll(sticky_relocate); sticky_relocate();
function scrool_header() $(window).scroll(function () if ($(window).scrollTop() > 60) $('.header').slideDown(); $('.header').css( "position": "fixed", "z-index": "99", "top": "0", "left": "0", "background": "#fff", "box-shadow": "2px 2px 2px 2px rgba(0,0,0,0.1)"
); else $('.header').css( "position": "relative", "box-shadow": "none" );
);
// $(document).ready(function() // $('div[id^="lightgallery"]').lightGallery(); // ); //$(".share_it").html(' ');
$('.share-open-click').click(function() $('.share-open-fix').slideToggle(); ); if ($(".twitter-tweet , .twitter-video ").length > 0) $("
SUMBER BERITA
